MKH Desember 2010 – Bengkuang

ini dia mama-mama yang handal dalam mengolah bengjuang menjadi salah satu bahan untuk makanan bayi/batita-nya

Juara ke-1

Baso Salmon Tahu ( 9 Bulan+ )

Resep: Mama Thea Rizkia Pramaratih

Anak saya, Cena, suka banget dengan olahan baso tahu dengan ikan. ikannya bisa salmon atau gurame atau tuna. kali ini saya menggunakan salmon. Nah, untuk rasa gurih manis di kuah, saya suka mencampur kuah dengan puree buah. Biasanya saya gunakan buah pear atau kabocha. Untuk tantangan kali ini, saya ganti puree nya dengan bengkoang yang sudah direbus terlebih dahulu agar teksturnya lembut. Eh ternyata juga enak lho. Rasa manis nya yang ‘subtle’ cocok dicombine dengan keju diamond untuk menghadirkan rasa gurih. Plus kuahnya juga jadi lebih kental. Cena pun jadi tambah suka makannya.

Bahan baso:
1. 100 gram ikan salmom
2. 50 gram tahu putih
3. 1 siung bawah puting
4. 50 gram bengkuang. Parut
4. Keju 1 sendok teh (bila suka)

Bahan Kuah Bengkoang:
1. 100 gram bengkung
2. 2 siung bawang putih cincang
3. 300 ml air
4. Keju sesuai selera (bila suka)
5. 1 sdt minyak zaitun

Pelengkap:
1.2-3 kuntum brokoli. Potong kecil-kecil.
2. Seledri. Rajang.

Cara membuat:
1. Bahan baso dihaluskan dengan food processor.
2. Bahan halus lalu dibuat bulatan dengan menggunakan dua buah sendok.
3. Didihkan air. Setelah mendidih masukan bulatan baso. Tunggu sampai baso mengambang dan angkat. Sisihkan

4. Rebus bengkuang sampai empuk lalu blender sampai halus. Sisihkan
5. Panaskan minyak zaitun di wajan. Lalu tumis bawang putih sampai wangi.
6. Masukkan bengkoang halus, sisa air rebusan bengkuang, keju, brokoli dan seledri.
7. Masukkan baso salmon tahu. Aduk  sesekali sampai kuah mendidih.
8. Angkat dan sajikan.

Juara ke-2

Guo Cuon Bengkuang ( 12 Bulan+ )

Resep: Mama Sukma Pertiwi

Idenya dari lumpia ala Vietnam, yang dalemnya isi sayur-sayuran segar, udang rebus, dan juga soun. Nah saya ganti isinya dengan bengkoang dan ayam (karena memanfaatkan yang ada di kulkas ;p), sausnya saya terinspirasi dari seorang teman yang membuatkan masakan dengan bubuk kari, dan konon anaknya jadi lahap makan. Hihihi…Kebetulan sedang ada problem susah makan si Rara, mungkin karena bosen, masakan saya dan asisten kurang bervariasi. Nah, dikarenakan si rice paper a.k.a kulit lumpia Vietnam ini susaaah banget nyarinya (pernah dapet sekali-sekalinya di Raja Fresh, BSD), jad saya ganti dengan kulit lumpia biasa. Emak-emak sekalian bisa bikin sendiri atau beli kulit lumpia yang udah jadi, ada di berbagai supermarket  kalau bahan yang ini. Jadi, beginilah resepnya:

Bahan :
1. Kulit lumpia 10 buah
2. 100 gr fillet ayam
3. 100 gr bengkoang, diserut panjang-panjang atau dipotong seperti korek api.
4. 10 lembar selada
5. 10 lembar daun basil(atau kemangi)
6. 10 lembar daun mint
7. 1/2 buah jeruk lemon, peras sampai dapat airnya.
8. 1 ruas jahe, gepuk.
9. 1 sdt garam

Saus :
1. 1 sdm bubuk kari (saya pakai Jay’s, belinya di foodmart)
2. puree kentang (dari 1 buah kentang kecil, kira-kira 100gr).
3. 50 ml santan, kalau tidak ada bisa diganti susu cair.
4. 1 sdt garam
5. 1sdm butter
6. 25gr bawang bombay

Cara membuat :
1. Potong fillet ayam hingga menjadi tipis2, atau potong dadu.
2. Lumuri potongan ayam dengan lemon dan jahe gepuk untuk menghilangkan bau amis, kukus kira-kira 10 menit.
3. Siapkan talenan, letakkan kulit lumpia. Masukkan terlebih dahulu selada.
4. Atur di atasnya : ayam kukus, irisan bengkoang, daunt mint, daun basil.
5. Gulung, dan rekatkan dengan lem kanji supaya kulit lumpia menempel sempurna.
6. Untuk saus : masukkan butter, tumis bawang bombay sampai wangi. Masukkan susu cair/santan, tambahkan bumbu kari, kemudian masukkan puree kentang. Aduk rata dan masak hingga mendidih.
7. Tata Guo Cuon yang sudah jadi, tuang saus kari di atasnya.
8. Siap disantap, dan selamat menikmatiii :)

Untuk 10 buah.

Juara ke-3

Lontong Mie (12 Bulan+)

Resep: Mama Dessy Asri



  Normal
  0

  false
  false
  false

  EN-US
  X-NONE
  X-NONE

  MicrosoftInternetExplorer4





"Hampir seminggu kakang susah banget makan, karna teething, ga mau makan nasi, dicoba segala macem, paling cuman dimakan
3-5 suap. Nah kmrn dia minta tuh, mih buun,hehehe, kebeneran ada bengkuang dirumah, sisa ngerujak bundanya."

Bahan isi:

2 buah bengkuang, parut kasar.

1 bungkus mie telor

50 gram daging giling

3 buah wortel parut kasar

3 buah daun bawang

2 siung bawang putih

1sdt garam *optional*

1sdt merica*optional*

Minyak goreng untuk menumis

Daun pisang untuk membungkus

Cara:

Tumis bawang putih hingga harum. Masukan daging giling hingga matang.

Masukan wortel dan bengkuang hingga layu, lalu bawang daun.

Terakhir beri garam&merica, aduk rata.

Ambil 2 sdm isi simpan didaun pisang, padatkan, bungkus. Lakukan hingga isian habis. Kukus ± 1 jam.

 

Selamat Mencoba!

Salam Masak-Masak!

♥©Mama Koki Handal♥

http://twitter.com/mamakokihandal

http://mpasirumahan.com/

http://health.groups.yahoo.com/group/mpasirumahan/

 

“Hampir seminggu kakang susah banget makan, karna teething, ga mau makan nasi, dicoba segala macem, paling cuman dimakan 3-5 suap*sedih*.

Nah kmrn dia minta tuh, mih buun,hehehe, kebeneran ada bengkuang dirumah, sisa ngerujak bundanya.”

Bahan isi:

2 buah bengkuang, parut kasar.

1 bungkus mie telor

50 gram daging giling

3 buah wortel parut kasar

3 buah daun bawang

2 siung bawang putih

1sdt garam *optional*

1sdt merica*optional*

Minyak goreng untuk menumis

Daun pisang untuk membungkus

Cara:

Tumis bawang putih hingga harum. Masukan daging giling hingga matang.

Masukan wortel dan bengkuang hingga layu, lalu bawang daun.

Terakhir beri garam&merica, aduk rata.

Ambil 2 sdm isi simpan didaun pisang, padatkan, bungkus. Lakukan hingga isian habis. Kukus ± 1 jam.

Satu pemikiran pada “MKH Desember 2010 – Bengkuang

  1. Hai MKH… hari ini saya coba buat resep “BAkso Salmon TAhu” kok gak jadi ya… soalnya, pas baksonya dimasukkan ke dalam panci berisi air mendidih, malah hancur, jadi nyampur sama air rebusannya.. hicksss…. alhasil dibuang deh… kira2 salahnya dimana yah .. apa perlu ditambah tepung beras ya.. makasih MKH.. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s