Tentang Nandra

Post Modern Mama, Graphic Designer, Addicted to Comic, Right Brain's

Report | Kelas Kece Edukasi & Demo Masak MPASI Awal

Minggu, 29 Januari 2012, MKH Network-Milis MPASIRumahan bikin kelas yg kece juga. Kelas Kece term I  dikhususkan untuk Mama-mama yg akan melakukan persiapan MPASI maupun yg baru memulainya.

Bertempat di Sekolah Bestariku Bintaro sektor IX, kelas kece ini ternyata banyak peminatnya loh, terbukti dengan penuhnya peserta yang datang, walaupun tidak full team momod yang turun lapangan (mod Depe, mod Yudith & mod Nandra) tapi peserta antusias banget. Bahkan ada Mama yang niat banget datang dari Depok & Bekasi! Wow!!! padahal jarak yang harus ditempuh dari Bekasi ke Bintaro itu lumayaaan banget kan?

Tapi ternyata tidak cuma mama-mama muda nan kece aja loh yang datang, ada eyang kece juga yang ikutan! Juara deh mama-mama yang dateng! :D

Kelas kece yang berdurasi sekitar 3 jam ini (jam 9 – 12) terdiri dari 2 sesi, pada sesi pertama Mama-mama peserta bebas curhat & bertanya apa aja pada mama-mama momod seputar MPASI, mulai dari proses menyiapkan MPASI, sampai seputar trik dan tip praktisnya. Dan di sesi kedua mulai deh yang ditunggu-tunggu, yaitu demo masak, praktik pertama yaitu bagaimana cara membuat tepung beras sendiri di rumah, karena ada sebagian anak yang kurang suka tepung beras yang dijual di luaran, mama bisa loh membuatnya sendiri di rumah dan menyimpannya utk beberapa kali pemakaian. Kemudian mod Yudith berbagi cara membuat puree wortel & kentang, tip mengukus dan menghaluskannya juga dibocorin semua di sini, oia ada alat paling mutakhir loh di dunia per-MPASI-an, nama alatnya Boon Mush, alat ini bisa menyesuaikan tekstur yang kita inginkan untuk membuat puree, cara pakainya juga praktis, tinggal tarik-tarik talinya aja.


Nah demo selanjutnya lebih rumit nih, mod Yudith membuat sup krim daging, resep ini menjadi andalan mama-mama saat anak sakit, karena merupakan makanan sepinggan, alias dalam satu makanan sudah lengkap karbo, protein & vitaminnya. Kemudian yang terakhir giliran mod Depe deh yang beraksi untuk menyiapkan nasi tim hainam dengan slow cooker, saat matang, wanginya langsung bikin mama-mama peserta kelaparan, tapi emang udah masuk jam makan siang juga sih saat itu. :p

Ini hasilnya, sayang nasi tim hainamnya tidak sempat difoto

Mama peserta yang hadir tidak pulang dengan tangan kosong, mereka juga mendapatkan goodie bag ciamik dari para sponsor, @bestariku@babybubeboshop@bebitang@yogheartyogurt@cookieshomemade & @bebemiam, selain itu di bagian penutupan dari kelas kece ini diisi dengan pembagian door prize, hadiah seru-seruan aja, tapi namanya ibu-ibu, siapa sih yang nggak mau dapet gratisan? :p

Oia, selain serunya kelas kece ini karena situasi yang sangat-sangat santai, komunitas kita juga kedatangan tamu spesial loh, ada tim @topikANTV yang hadir meliput kegiatan ini, liputannya sudah tayang di Topik Siang ANTV tanggal 31 Januari 2012 kemarin, yang nggak sempet nonton bisa dilihat di video berikut ini.

Tuh seru banget kan kelas kece MKH? Rencananya setiap bulan, kami para momod akan membuat Kelas kece ini secara regular dengan pembahasan yang berbeda-beda tentunya.
Tetap pantengin milis & twitter @mamakokihandal ya untuk info kelas kece selanjutnya yang pasti nggak kalah seru dari kelas pertama.

Ps: ada berapa kata “kece” di artikel ini? :p

Sarang Burung Puyuh ( 12 Bulan +)

Bahan :

1 buah kentang, serut halus memanjang atau iris seperti batang korek api
Garam secukupnya
Sedikit terigu (gunakan all purpose flour, contoh: Segitiga Biru)
Minyak untuk menggoreng.

Untuk Isi :

Minyak untuk menumis
1 siung bawang putih, cincang halus

1/4 bawang Bombay ukuran sedang, cincang halus

1 sdm terigu Baca lebih lanjut

Ajak Anak Bersahabat Dengan Makanan Sehat & Alami

Mama pasti selalu menginginkan yang terbaik untuk dikonsumsi anaknya, apa pun yang masuk ke dalam tubuh anak harus yang membawa manfaat untuk perkembangannya. Mengajak anak untuk makan makanan yang sehat ternyata tidak mudah kalau tidak ada contoh dari orang tua di rumah, selain dengan membiasakan makan makanan bergizi ada aturan main lainnya yang bisa diterapkan orang tua supaya anak mempunyai hubungan baik dengan makanan sehat.

Berikut ada 10 kiat untuk membentuk kebiasaan baik mengonsumsi makanan bernutrisi baik pada anak yang telah saya sarikan dan adaptasi dari tulisan Melinda Sothern, PhD, penulis Kids Trim dan direktur laboratorium pencegahan obesitas di Louisiana State University:

1. Hindari membatasi jumlah asupan makanan.

Membatasi asupan makanan dapat meningkatkan risiko gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia di kemudian hari. Hal ini juga dapat memiliki efek negatif pada pertumbuhan dan perkembangannya. Daripada melarang nafsu makannya, sebaiknya sedini mungkin ajak anak untuk memilih makanan sehat dan alami, seperti konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran sebagai kudapan dan mengurangi makanan yang tinggi gula dan menghindari makanan berkalori tinggi yang tidak diperlukan tubuh seperti junk-food.

2. Sediakan makanan sehat di rumah.

Anak-anak akan makan apa yang tersedia. Letakkan buah dalam mangkuk di meja yang mudah diraihnya, dengan mudah menjangkau makanan dan piranti makannya, selain membiasakan makan sehat hal ini dapat mengajarkan kemandirian anak terutama batita. Simpan buah yang sudah matang di luar dan sisanya boleh disimpan di dalam kulkas, anak hanya makan apa yang tersedia di rumah, lupakan menyimpan kue – kue manis di toples bening yang terjangkau pandangan anak.

3. Hindari pemberian label makanan “baik” dan “buruk”.

Sebaliknya, hubungkan makanan dengan kegiatan yang disukainya, untuk anak di usia sekolah yang sudah dapat diberi pengertian, ajak mengenal informasi yang terdapat dalam makanan, seperti “dengan mengonsumsi ikan tinggi protein dan kalsium seperti susu akan membuat kamu lebih hebat saat balapan sepeda dengan teman-teman mu nanti” atau “antioksidan yang terdapat di dalam sayuran dan buah bisa memercantik kulit dan kilau di rambut mu loh” serta “selalu sarapan sebelum sekolah dapat membuat kamu fokus di kelas nanti”.

4. Berikan pujian saat anak memilih makanan sehat.

Acungan jempol, usapan “bangga” di kepala anak, senyum pujian membuat anak merasa apa yang dipilihnya sudah tepat dan membuatnya merasa puas, sehingga akan terbentuk kebiasaan saat anak memilih buah, sayur, atau makanan sehat lainnya, saat kita berikan pilihan bekal yang akan dibawanya sekolah, tapi ingat berikan beberapa pilihan sehat, hindari pilihan makanan tinggi gula/kalori/lemak.

5. Stop memarahi anak saat dia memilih jajanan berkualitas buruk.

Tidak dapat dipungkiri saat anak masuk usia sekolah, lingkungan akan memengaruhi mereka membentuk kebiasaan baru, kantin sekolah yang menawarkan makanan berlemak, gorengan, atau berbagai makanan tidak sehat lainnya tentu sangat menggoda, ajak anak untuk kembali ke kebiasaan di rumah dan berikan variasi yang lebih sehat.

  • Daripada jajan kue dengan warna – warna cerah yang tidak jelas, buatkan muffin buah atau puding buah dengan aneka bentuk.
  • Jika anak menginginkan permen? buat variasi bentuk buah yang ditusuk sate dan celupkan di coklat cair. Jika Mama terlalu sibuk untuk membuatnya, sediakan buah kering seperti kismis yang siap disantap kapan saja.

ilustrasi oleh @nandraa

6. Jangan jadikanan makanan sebagai hadiah.

Apalagi menjadikannya sogokan, ini akan berpengaruh pada masalah berat badan di kemudian hari.

7. Duduk di meja makan saat makan malam.

Makan malam atau sarapan adalah saat yang tepat untuk kumpul keluarga di meja makan, jadikan ini kebiasaan. Penelitian menunjukkan anak yang makan malam bersama di satu meja bersama dengan orang tuanya akan memiliki nutrisi yang lebih baik dan lebih kecil kemungkinannya untuk mendapat masalah – masalah serius yang sering dialami saat remaja. Mulai bentuk kebiasaan ini lakukan 1 kali seminggu, kemudian tingkatkan intesitasnya menjadi 3 -4 kali seminggu, untuk meningkatkan intesitasnya.

8. Siapkan piring makan si kecil.

Daripada Mama yang menyiapkan makanannya, ajak anak untuk membiasakan mengambil porsinya sendiri, sajikan nasi dan lauk pauknya di meja, sehingga anak dapat dengan mudah mengambilnya sesuai porsi makannya, ingatkan anak untuk bertanggung jawab atas apa yang telah diambilnya, jangan membuang makanan.

9. Porsi yang sama pada setiap varian makanan.

Saat anda menyajikan sayuran bervariatif seperti Cap Cay, ajak anak untuk memasukkan semua jenis sayur yang ada di dalamnya ke piring, Wortel, Brokoli, Kembang kol, Sawi masukan dengan porsi yang sama. Memilah – milah sayuran yang dia inginkan untuk dimakannya akan membuatnya menjadi seorang pemilih.Yang perlu diingat saat anak menolak, tawarkan sesering mungkin, jangan memaksanya, agar anak bisa memberikan keputusan untuk dirinya sendiri.

10. Berkonsultasi dengan dokter anak.

Masih banyak Mama – mama yang segan/ragu untuk mengonsultasikan berat badan anak, dan lebih sering mendengar omongan kanan kiri. Duduk bersama dokter anak untuk mendiskusikan soal bobot anak, menurunkan berat badan anak obesitas, bagaimana cara menaikkan berat badannya, nutrisi apa yang diperlukan anak agar gizinya seimbang atau membuat perubahan signifikan dalam jenis makanan anak. Ingat, jangan pernah membuat diagnosa sendiri bahwa anak terlalu berat atau terlalu kurus.

Sumber: http://www.webmd.com